Assalamualaikum wr.wb.Postingan pertama di tahun 2021!Seketika teringat sepotong kalimat mengenai "memuliakan manusia"Kali ini terasa tamparan keras untuk selalu bersyukur bahwa kebaikan bisa dimulai dari org disekitar kita terlebih dahulu, walau dengan lingkup kecil, yg namanya keluarga memang seberhaganya itu. Aku bukan anak yg baik, aku bukan kaka yg baik. Tapi setidaknya aku berusaha baik dan berdamai dengan kondisi yg ada.Terkadang sampai lupa diri aku ini seseorang yg seperti apa, apakah tindakan dan responku terhadap org lain sudah cukup baik? Apakah aku menyinggung perasaannya? Selalu hal seperti itu yg aku pertanyakan pada diriku sendiri. Ada perasaan takut menyakiti hati org lain dgn kata2 yg aku respon. Setelahnya yg membuat aku tenang yaitu beristigfar, dan mencoba evaluasi kembali apa yg aku katakan, jika memang dirasa menyinggung, segera aku harus minta maaf. Jika dirasa aman, bismillah. Tapi tetep ya yg namanya hati seseorang ga ada yg tau asli perasannya seperti apa setelah mendengar respon kita. Emg lebih baik jgn terlalu banyak bicara 😂 secukupnya saja.Kembali dgn istilah memuliakan manusia dan kondisi covid ini bener2 banyak hikmah yg bisa diambil. Terutama berkaitan dgn keluarga. Nah karena pandemi ini, dimana kita mesti jaga jarak dgn org lain pula. Jrg kan ketemu org lain. Tapi rasanya pgn tetep berbuat baik sama org lain. Setelah dipikir2 hal yg bisa kita bantu dan sangat berharganya di kondisi saat ini yaitu keluarga. Dibilang telat ya mau gmna lgi. Tpi ga ada yg telat bukan untuk berbuat baik dan memfokuskan diri untuk keluarga terlebih dahulu saat ini? Karna lingkup kecil yg kita miliki satu2ny ya mereka. Mereka sama2 manusia ko. Apalagi seorang ibu. Muliakanlah ibumu selagi bisa kau lakukan. Mau sekecil apapun ia meminta tolong, usahakanlah yg terbaikBismillah..Satu persatu dan bertahap untuk menjadi baik dan ikhlas akan kondisi yg ada. Karna Setiap org punya cobaannya masing2. Dan yakin akan ada jawaban atau hikmah tersendiri dari cobaan tersebut.. amin..
Tuesday, January 19, 2021
Memuliakan Manusia
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment